Selamat Datang DiBlog Panti Sosial Asuhan Anak Huke Ina Namlea

Sabtu, 07 Mei 2016

Ratusan pohon jati mas milik warga adat Batlale, Kecamatan Air Buaya di Kabupaten Buru, digusur paksa oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Ambon, Maluku  Post.com- Ratusan pohon jati mas milik warga adat Batlale, Kecamatan Air Buaya di Kabupaten Buru, digusur paksa oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten guna dijadikan lahan pertanian bagi para transmigrasi.
"Sedikitnya 140 pohon jati mas yang belum layak panen milik warga adat telah dirobohkan secara paksa untuk kepentingan transmigran, namun pemkab setempat justru berupaya menggusur warga adat yang sudah menetap di daerah itu," kata Sekretaris Yayasan Pos Bantuan Hukum Kota Ambon, Hendrik Lusikoy di Ambon, Jumat (6/5).
Pohon jati mas merupakan tanaman umur panjang yang diprogramkan pemerintah sejak lama untuk dikembangkan warga agar kelak bisa meningkatkan kesejahteraan warga.
Selain pohon jati mas, penggusuran paksa juga dilakukan terhadap tanaman umur panjang milik warga adat lainnya seperti kelapa dan tanaman umur pendek yang selalu dipanen untuk kebutuhan setiap harinya.
Menurut Hendrik, yayasan telah melakukan peninjauan lapangan dan menemukan banyak pelanggaran yang dilakukan pemerintah kabupaten terhadap warga berupa penggusuran dan penyerobotan lahan maupun rumah warga.
Karena pemasangan patok untuk lahan pertanian transmigran mencapai 260 hektare dan itu sudah masuk tengah pemukiman warga.
"Setelah kembali dari Desa Batlale, kami melakukan pertemuan dengan pemprov Maluku yang dihadiri Kadis Nakertrans Maluku serta Kepala Biro Hukum setda provinsi yang mewakili gubernur Said Assagaff," ujarnya.
Namun pihak Nakertrans provinsi maupun Biro Hukum pemprov justru membantah tidak ada program pembukaan lahan pertanian bagi transmigran di Desa Batlale yang mengorbankan warga adat, tetapi Yayasan Posbankum menunjukkan bukti foto dokumentasi di lapangan.
Dokumentasi tersebut memperlihatkan tumbangnya pohon-pohon kelapa produktif maupun tanaman umur pendek lain milik warga adat Batlale.
Sehingga yayasan akan melaporkan Pemkab Buru secara pidana ke Polda Maluku dan secara perdata ke Pengadilan Negeri Ambon, termasuk melapor ke Pangdam XVi/Pattimuta, Ombudsman, serta Komisi Hak Asasi Manusia.

Sabtu, 09 Januari 2016

Sukses Organisasi, Ini Strateginya

Sukses Organisasi, Ini Strateginya
ORGANISASI merupakan wadah atau tempat yang menampung pemikiran-pemikiran seseorang untuk menggapai tujuan. Organisasi yang baik ialah organisasi yang mampu mewujudkan keinginan banyak orang. Sebab, organisasi merupakan orang-orang pilihan yang bertekad melakukan perubahan demi orang banyak dengan cara bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki satu tujuan yang sama.
Meski demikian, organisasi tidak akan sukses jika orang-orang di dalamnya juga tidak ada kemampuan khusus untuk menggapai kesuksesan. Ya, seseorang harus punya strategi untuk sukses organisasi. Bagaimana caranya?
Di samping sikap dasar maka dalam penerapannya dibutuhkan serangkaian strategi. Sehingga dengan demikian sukses dapat dicapai secara efektif dan efisien. Pada dasarnya setiap organisasi yang sedang bersaing atau orang yang sedang berkompetisi selalu memiliki strategi. Strategi yang diperlukan untuk mencapai sukses adalah sebagai berikut:
1. Fokus pada pareto
Artinya seseorang harus mampu menentukan urutan-urutan aktifitas yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan atau sasaran yang hendak dicapai berdasarkan kepentingan. Untuk memudahkan dalam pelaksanaannya dibutuhkan perencanaan yang menditel meliputi: urutan apa saja yang harus dilakukan, bagaimana melakukannya dan kapan harus dilakukannya serta siapa yang harus melakukannya. Evaluasi dan improvement yang berjalan baik.
2. Aliansi
Untuk sukses kita tidak dapat bekerja sendiri atau hanya dilakukan seorang diri. Bantuan orang lain sangat dibutuhkan secara sinergis sehingga tujuan dan sasaran tersebut dapat dicapai. Team Work sangat berperan, kata TEAM ialah “Together Ensure Achievement More.”
3. Diferensiasi
Artinya kita dapat melakukan secara berbeda dari orang lain atau organisasi pada umumnya yang tujuannya adalah pencapaian sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan lebih efektif dan efisien. []


Referensi: Sukses Sebelum Lulus Kuliah/Karya: Roni Indra S.Psi “Abu Fakhri Nabhan Rabbani”/Penerbit: Mutiara Hati Publishing


Copyright @ 2015 PSAA Huke Ina Namlea.